Breaking News: " Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) "

Perangi Radikalisme dan Terorisme, Banser Kabupaten Serang Bertekad Jadi Garda Terdepan Jaga NKRI

by polres serang - 01 April 2020 78 Views
IMG

Perangi Radikalisme dan Terorisme, Banser Kabupaten Serang Bertekad Jadi Garda Terdepan Jaga NKRI

 

POLRES SERANG - Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Serang menggelar rapat koordinasi nasional (rakorcab) dan ‘ngaji kebangsaan’ dengan seluruh pimpinan anak cabang se-Kabupaten Serang. Banser bertekad menjadi garda terdepan menjaga NKRI dan memerangi radikalisme dan terorisme di Indonesia.

 

Komitmen tersebut menjadi pernyataan sikap Banser Kabupaten Serang usai menggelar rapat koordinasi cabang (rakorcab) di Kantor Sekretariat PCNU, di Perumahan Cikande Permai, Desa Situterate, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Sabtu (22/2/2020).

 

Rakorcab tersebut melibatkan GP Ansor se-Kabupaten Serang serta dihadiri Ketua MUI Kecamatan Cikande, sejumlah pimpinan pondok pesantren (Ponpes), Kapolsek dan Danramil Cikande serta masyarakat sekitar.

 

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka rasa prihatin kita sebagai umat Islam khususnya Banser Kabupaten Serang terkait maraknya paham radikalisme dan tindakan terorisme,” ujar Kasat Korcab Banser Kabupaten Serang, Aji Baskoro.

 

Menurut dia, kegiatan rakorcab sebagai salah satu upaya Banser Kabupaten Serang selaku sayap juang NU dalam mencegah atau menangkal tumbuh maupun berkembangnya paham radikalisme di wilayah Kecamatan Cikande.

 

“Berkaca pada pengalaman, wilayah Kecamatan Cikande mempunyai sejarah sebagai tempat tinggal dan persembunyian serta penyebaran ajaran kelompok yang memiliki paham radikalisme,” ujar Aji.

 

Ketua GP Ansor NU Kabupaten Serang, Gus Alfi menyampaikan bahwa GP Ansor berkomitmen bersama dalam menjaga keutuhan NKRI dari paham radikalisme dan Terorisme dengan berbagai upaya yaitu salah satunya dengan melaksanakan kegiatan ini.

 

Menurut dia, tindakan terorisme dapat terbentuk sejak dini melalui paham-paham dan ajaran radikal yang disisipkan dalam kegiatan kajian atau tausiyah dengan mengatasnamakan jihad dalam agama Islam yang dilakukan oleh para pelaku atau kelompok teror. Penyakit intoleran merupakan salah satu penyebab terjadinya radikalisme yang berujung pada terjadinya tindakan terorisme.

 

“Salah satu cara menangkal paham radikalisme dan terorisme yaitu dengan selalu membentuk, menjalin dan menjaga ukhuwah Islamiyah antar sesama manusia. Ansor dan Banser sebagai sayap juang NU harus dapat menangkal tumbuhnya paham radikal khususnya di wilayah Kabupaten Serang,” ujar Gus Alfi.

 

Kapolsek Cikande Kompol Sugeng Pamuji maupun Danramil Cikande Kapten Inf. Sudarsono menyampaikan apresiasi kepada Banser dan Ansor dalam melaksanakan rakorcab dan ‘ngaji kebangsaan’ sebagai salah satu upaya dalam menangkal tumbuh dan berkembangnya paham radikalisme.

 

Kapolsek Cikande Kompol Sugeng Pamuji menyampaikan bahwa paham radikalisme selalu membungkus kegiatannya dengan atas nama agama Islam, padahal agama Islam adalah agama yang Rahmatan lil alamin.

 

“Saat ini paham radikalisme dapat berkembang pesat melalui media sosial yang mana sasarannya adalah anak muda, sehingga kita harus bijak dalam menggunakan medsos dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

 

Ia mengatakan, dengan adanya kegiatan yang positif seperti ini, diharapkan dapat mencegah berkembangnya paham radikalisme.

 

“Kami mengajak untuk bersama-sama dalam menjaga keutuhan NKRI dengan berbagai macam upaya sehingga rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia tetap terjaga,” ujar Sugeng.

Pumas Polres Serang